Dukungan Fasilitas Perpustakaan Untuk Kesehatan Mental Mahasiswa Sebelum Covid Di United Kingdom
Perpustakaan di inggris
berusaha untuk mendukung kesejahteraan dan kesehatan mental para mahasiswa.
Berdasarkan hasil survei ada beberapa perbedaan kegiatan pada saat sebelum dan
selama pandemi covid – 19. Layanan yang sesuai dengan kebijakan institusional
menggantikan layanan baru seperti koleksi fiksi dan selama pandemi tujuan
bergeser untuk mengatasi kecemasan.
Peralihan peran
perpustakaan dari tempat untuk buku menjadi pendukung kesehatan mental dan
kesejahteraan siswa. Memang tidak sesuai stigma yang beredar seperti pusat
medis yang membantu proses penyembuhan kesehatan mental. Tetapi perpustakaan
khususnya seorang pustakawan ialah seorang penghubung alami antara orang,
layanan dan ruang yang dapat memberi mereka bantuan.
Metode :
Survei telah dirancang untuk mengidentifikasi layanan perpustakaan sebelum dan selama covid – 19. Pengisian survei berlangsung dari 18 sampai 29 mei 2020. Melalui sosial media, melalui pesan langsung atau jaringan kelompok perpustakaan kuisioner tersebut didistribusikan. Hasilnya 53 tanggapan dari 50 lembaga memberikan tanggapan bahwasannya mereka melakukan kegiatan untuk mendukung kesehatan mental mereka pada saat pandemi
Dukungan perpustakaan
sebelum pandemi :
Banyak survei mengatakan
bahwa pendekatan sebelum pandemi berbasis pada koleksi buku baik melalui
swadaya atau membaca santai. Selain itu pendekatan melalui menciptakan ruang
yang nyaman untuk istirahat. Hal itu lah yang membuat pernyataan tanggapan
tentang cara perpustakaan menjadi ruang pendukung kesehatan mental karna
menawarkan koleksi buku maupun kenyamanan ruang yang sesuai dengan permintaan
mahasiswa
Dukungan perpustakaan
saat pandemi :
Dukungan perpustakaan
pada masa pandemi adalah dengan cara akses digital. Merekomendasikan membaca
pada waktu luang secara langsung memberi efek pada kesehatan mental dan
kesejahteraan para mahasiswa, selain itu pemberian akses materi secara online,
sumber bacaan ringan yang direkomendasikan, penawaran berbagai macam topik webinar
dan masih banyak lagi yang dapat diakses secara online
Kesimpulan :
Analisis bagaimana perpustakaan di Inggris mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan mahasiswa. Selain menganalisis data dari pada masa sebelum covid data ini juga mencakup analisis ketika covid berlangsung. Hasil analisis membuktikan bahwa pada masa sebelum covid hal hal yang menjadi fokus utama hanyalah penciptaan ruang dan koleksi buku. Akan tetapi pada saat terjadi pandemi covid dialihkan menjadi serba digital. Kedua hal tersebut berpengaruh pada dukungan kesehatan mental para mahasiswa sebelum dan sesaat pandemi. (oleh Ira vanesya Zaski Nariratana)

Komentar
Posting Komentar